Cara Pencatatan Perkawinan di DKI

29 Nov

Tata Cara Pencatatan Perkawinan di DKI Jakarta

Biayanya Rp75 ribu bagi warga negara Indonesia.

KTP Jakarta ilustrasi/ jakarta.go.id
Ririn Aprilia | Senin, 26 November 2012, 12:02 WIB
VIVAnews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI Jakarta melayani pencatatan perkawinan bagi mereka yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum dan tata cara agama, selain agama Islam. Pencatatan perkawinan didasarkan pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Sesuai dengan peraturan tersebut, usia perkawinan adalah 19 tahun bagi pria dan 16 tahun bagi wanita. Jika Anda melangsungkan perkawinan di usia di bawah 21 tahun, maka Anda harus memperoleh ijin dari orang tua. Apabila Anda masih di bawah 19 tahun bagi pria dan di bawah usia 16 tahun bagi wanita, maka harus memperoleh dispensasi dari Pengadilan Negeri.

Pelayanan pencatatan dilakukan di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta maupun Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan biaya Rp75 ribu bagi warga negara Indonesia.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan pelayanan pencatatan perkawinan, harus melengkapi persyaratan berikut ini: • Surat Bukti Perkawinan Agama
• Akta Kelahiran
• Surat Keterangan dari Lurah
• Fotokopi Kartu Keluarga/KTP yang dilegalisir oleh Lurah • Pas foto berdampingan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 5 (lima) lembar • 2 (dua) orang saksi yang telah berusia 21 tahun ke atas • Akta Kelahiran Anak yang akan diakui/disahkan
• Akta Perceraian/Akta Kematian jika yang bersangkutan telah pernah kawin • Ijin dari komandan bagi anggota TNI/Kepolisian
• Paspor bagi WNA
• Surat Tanda Melapor Diri (STMD) dari kepolisian bagi WNA
• Surat dari Kedutaan/Konsul/Perwakilan Negara Asing yang bersangkutan (bagi WNA) • SKK dari Imigrasi (bagi WNA)

Sementara itu, waktu yang tepat untuk mencatatkan perkawinan adalah 10 hari kerja sejak tanggal pendaftaran. Jika kurang dari 10 hari kerja, harus dengan dispensasi dari Camat dan harus ditandatangani Camat. Catatkan perkawinan Anda sebelum satu bulan sejak perkawinan menurut agama dilangsungkan.

Selain itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menyediakan ruangan untuk melangsungkan upacara perkawinan. Untuk memanfaatkan ruangan ini dikenakan biaya Rp25 ribu untuk WNI, dan Rp50 ribu untuk WNA. (WEBTORIAL)

© VIVA.co.id
Thanks and Regards,

IRFAN
☎ (+62) 08129227219 | BB  26 25 11 52 | YM : MitraJasaTama | FB : JasaKitas

http://MitraJasaTama.com | http://Jasa-Kitas.com | http://AgenKitas.com

“We are the best provider in Foreigner Documents”

28 Orang Imigran Gelap berhasil ditangkap

19 Aug

Imigran Gelap yang Berhasil Ditangkap Ada 28 Orang

Oleh: Benny Bastiandy
Minggu, 19 Agustus 2012, 17:45 WIB
INILAH.COM, Cianjur – Imigran gelap yang berhasil ditangkap aparat Polres Cianjur dipastikan berjumlah 28 orang.

Mereka berencana menyelundup ke Pulau Christmas Australia dari Pantai Cisela Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Saat ini para imigran ini masih didata di Mapolres Cianjur untuk selanjutnya akan dikirimkan ke Kantor Imigrasi Sukabumi.

Kapolres Cianjur AKBP Agustri Heryanto mengatakan, penangkapan puluhan imigran gelap asal Iran, Irak, dan Pakistan itu berkat kerja sama Polsek Cidaun dengan Koramil Cidaun. Saat disergap, seluruh imigran yang berjumlah 80 orang itu melarikan diri. Namun 28 orang di antaranya berhasil ditangkap .

“Seluruhnya ada 80 orang imigran yang akan menyelundup ke Pulau Christmas Australia. Dari jumlah itu berhasil ditangkap 28 orang, dan saat ini diamankan,” kata Agustri di Mapolres Cianjur, Minggu (19/8/2012). [gin]

Thanks and Regards,

IRFAN
☎ (+62) 08129227219 | BB  26 25 11 52 | YM : MitraJasaTama | FB : JasaKitas

http://MitraJasaTama.com | http://Jasa-Kitas.com | http://AgenKitas.com

“We are the best provider in Foreigner Documents”

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 608 other followers